10/03/2026

Tragedi Rumah Tangga! Terbakar Api Cemburu, Suami Nekat Cekik Istri Hingga Kritis di Jakbar

JAKARTA BARAT – Sebuah insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang tragis terjadi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Seorang suami berinisial DW (38 tahun) nekat mencekik istrinya, SR (35 tahun), hingga kritis akibat terbakar api cemburu. Peristiwa ini terjadi pada Selasa siang, 8 April 2025, sekitar pukul 13.00 WIB, dan baru terungkap setelah korban berhasil meminta pertolongan tetangga.

Kejadian bermula ketika DW menuduh istrinya berselingkuh tanpa adanya bukti yang jelas. Pertengkaran hebat pun tak terhindarkan. Diduga kuat karena terbakar api cemburu yang tak terkendali, DW kemudian melakukan tindakan brutal dengan mencekik leher SR hingga korban kesulitan bernapas dan akhirnya pingsan.

Beruntung, saat kejadian berlangsung, suara keributan terdengar oleh tetangga kontrakan korban. Merasa curiga, tetangga tersebut mencoba mendobrak pintu rumah korban dan mendapati SR dalam kondisi mengenaskan. DW yang masih berada di lokasi kejadian sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil diamankan oleh warga sebelum polisi tiba.

SR segera dilarikan ke Rumah Sakit Puri Indah Jakarta Barat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Kondisi korban dilaporkan kritis akibat kekurangan oksigen. Sementara itu, DW diamankan oleh petugas dari Polsek Kembangan yang tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga.

Kapolsek Kembangan, Kompol Imam Santoso, membenarkan adanya insiden KDRT yang menyebabkan seorang istri kritis akibat dicekik suaminya yang terbakar api cemburu. “Kami telah mengamankan pelaku dan sedang melakukan pemeriksaan intensif. Motif pelaku diduga kuat karena cemburu. Kami akan menjerat pelaku dengan pasal tentang kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman pidana yang berat,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Mapolsek Kembangan.

Pihak kepolisian juga akan melakukan visum terhadap korban untuk mengetahui secara pasti luka yang dialaminya. Kasus ini menjadi pengingat akan bahaya terbakar api cemburu yang tidak terkontrol dalam hubungan rumah tangga dan pentingnya penyelesaian masalah secara dewasa dan tanpa kekerasan.

Insiden tragis ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya komunikasi yang sehat dan pengendalian emosi dalam hubungan rumah tangga. Kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan dan pihak kepolisian akan menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.