10/03/2026

Pelaku Kekerasan Terhadap Asisten Saipul Jamil Ditangkap Polisi, Motif Masih Didalami

Jakarta, DKI Jakarta – Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku kekerasan terhadap asisten penyanyi dangdut Saipul Jamil, yang terjadi di wilayah Jakarta Barat. Pelaku, yang diketahui berinisial RP (26) dan I (32), ditangkap pada hari Sabtu, 6 Januari 2024, setelah sebelumnya sempat buron.

Penangkapan pelaku kekerasan ini dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kedua pelaku terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap asisten Saipul Jamil, Steven Arthur Ristiandy, saat penangkapan kasus narkoba di Jalan Daan Mogot pada hari Jumat, 5 Januari 2024.

“Penyidik berhasil mengamankan dua orang pelaku,” kata Kombes Pol M Syahduddi, Kapolres Metro Jakarta Barat.

Dari video amatir yang beredar di media sosial, terlihat bahwa kedua pelaku kekerasan ini ikut melakukan pemukulan dan penganiayaan terhadap asisten Saipul Jamil saat polisi melakukan penangkapan. Salah satu pelaku bahkan terlihat menjambak rambut korban dan memukul bibirnya.

“Peran pada saat peristiwa itu, menjambak rambut tersangka S dan memukul bibir tersangka dengan menggunakan tangan kanan,” ujar Kombes Pol M Syahduddi.  

Kedua pelaku mengaku melakukan aksi kekerasan tersebut karena emosi dan kesal terhadap korban. Mereka mengaku bahwa salah satu teman mereka terluka akibat ditabrak oleh mobil yang dikendarai oleh asisten Saipul Jamil.

“Karena kami menjadi korban tabrak dari dia dan teman kami ada luka, makanya kami emosi ikut bantu ngejar. Sampai di sana dapat, kami langsung masuk dan memukul, karena saya khilaf, emosi,” ungkap salah satu pelaku.  

Namun, pihak kepolisian masih mendalami motif sebenarnya dari aksi kekerasan tersebut. Kedua pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Metro Jakarta Barat.

“Terhadap kedua tersangka kami jerat dengan pasal 170 KUHP (tentang pengeroyokan) dengan ancaman hukuman pidana maksimal lima tahun penjara,” kata Kombes Pol M Syahduddi.  

Kasus pelaku kekerasan ini menjadi perhatian publik karena terjadi saat penangkapan kasus narkoba yang melibatkan asisten Saipul Jamil. Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka tidak mentolerir aksi kekerasan dan akan menindak tegas para pelaku.