10/03/2026

Kampung Vietnam, Kota Mati di Kota Jaktim

Di tengah hiruk pikuk Jakarta Timur, terselip sebuah kawasan yang dijuluki “Kampung Vietnam” Jaktim. Julukan ini bukan tanpa alasan, kawasan yang terletak di Kramat Jati ini menyimpan jejak sejarah pengungsi perang Vietnam yang pernah singgah di Indonesia pada era 1970-an.

Sejarah Singkat Kampung Vietnam

Kampung Vietnam Jaktim awalnya adalah kompleks perumahan yang dibangun oleh pemerintah Indonesia sebagai tempat penampungan pengungsi Vietnam. Pada masa itu, Indonesia turut andil dalam misi kemanusiaan dengan menampung ribuan pengungsi yang melarikan diri dari konflik perang saudara di negara mereka.

Seiring berjalannya waktu, para pengungsi Vietnam dipulangkan ke negara asal atau menetap di negara ketiga. Kompleks perumahan tersebut kemudian dialihfungsikan menjadi panti jompo. Namun, karena sering dilanda banjir, panti jompo tersebut akhirnya ditutup.

Kondisi Terkini Kampung Vietnam

Kini, Kampung Vietnam tampak seperti kota mati. Bangunan-bangunan bekas perumahan pengungsi dan panti jompo terlihat terbengkalai dan tidak terawat. Suasana sunyi dan sepi menyelimuti kawasan ini, kontras dengan kehidupan kota Jakarta yang ramai.

Beberapa warga sekitar masih ada yang tinggal di sana, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Mereka hidup di tengah bangunan-bangunan kosong yang menjadi saksi bisu sejarah kelam perang Vietnam.

Potensi Kampung Vietnam

Meski tampak terbengkalai, Kampung Vietnam memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata sejarah. Jejak-jejak masa lalu yang tersisa di kawasan ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah perang Vietnam dan peran Indonesia dalam misi kemanusiaan.

Pengembangan Kampung Vietnam sebagai objek wisata dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar dan melestarikan sejarah kawasan tersebut.

Kawasan ini menyimpan cerita pilu tentang pengungsian dan kehilangan. Jejak-jejak bangunan yang tersisa menjadi saksi bisu perjalanan hidup para pengungsi Vietnam yang pernah menetap di sana. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama untuk melestarikan kawasan ini sebagai bagian dari warisan sejarah Jakarta.

Upaya revitalisasi kawasan ini dapat menjadi langkah penting dalam menjaga memori kolektif dan meningkatkan kesadaran sejarah di tengah masyarakat Jakarta.