15/03/2026

Info Demo Jakarta Hari Ini: Ribuan Guru Madrasah Padati Gedung DPR RI

Suasana di pusat ibu kota pada pagi hari ini tampak berbeda seiring dengan kehadiran Ribuan Guru Madrasah yang memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR RI untuk menyampaikan aspirasi mereka secara damai. Aksi yang berlangsung pada hari Rabu, 11 Februari 2026, ini merupakan bentuk perjuangan para tenaga pendidik di bawah naungan Kementerian Agama guna menuntut kepastian status kepegawaian serta peningkatan kesejahteraan melalui pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Meski diikuti oleh massa yang sangat besar, suasana tetap terpantau kondusif dengan koordinasi yang tertib antara koordinator lapangan dan aparat keamanan yang berjaga di lokasi sejak subuh tadi.

Para peserta aksi mulai berdatangan sejak pukul 07.00 WIB dengan menggunakan puluhan bus pariwisata yang diparkir secara teratur di kantong-kantong parkir yang telah disediakan di sekitar Senayan dan Lapangan Panahan. Kehadiran Ribuan Guru Madrasah dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera ini membawa harapan besar agar suara mereka didengar oleh para wakil rakyat yang sedang bersidang di dalam gedung parlemen. Mereka membawa berbagai atribut berisi pesan positif yang menekankan pentingnya peran guru agama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan karakter dan moral bagi generasi penerus di madrasah-madrasah seluruh Indonesia.

Guna memastikan jalannya penyampaian pendapat tetap lancar dan tidak mengganggu ketertiban umum, jajaran Polda Metro Jaya telah menyiagakan sekitar 2.500 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Satpol PP. Di bawah komando Kapolres Metro Jakarta Pusat, aparat kepolisian menerapkan manajemen lalu lintas yang dinamis dengan memberlakukan penutupan terbatas pada jalur lambat di Jalan Gatot Subroto tepat di depan gerbang utama DPR RI. Petugas kepolisian yang bertugas di lapangan mengedepankan pendekatan humanis dengan membagikan air mineral kepada para pengunjuk rasa dan membantu mengatur arus pejalan kaki agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan di satu titik.

Hingga tengah hari ini, perwakilan dari Ribuan Guru Madrasah dikabarkan telah diterima masuk ke dalam gedung untuk melakukan audiensi dengan Komisi VIII dan Komisi X DPR RI. Dalam pertemuan tersebut, poin-poin mengenai keadilan kuota pengangkatan guru agama dan sinkronisasi data Dapodik menjadi pembahasan utama. Pihak kepolisian juga mengapresiasi kedisiplinan para guru yang tetap menjaga kebersihan area demonstrasi dengan mengumpulkan sampah secara mandiri setelah melakukan orasi. Hal ini menunjukkan profil guru yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika meski sedang memperjuangkan hak-hak mereka di jalanan.