Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Bocah 7 Tahun di Tangsel Ditemukan Meninggal Usai 2 Hari Hilang Terseret Arus Kali Cibenda
Kabar duka menyelimuti Tangerang Selatan (Tangsel) setelah seorang bocah berusia 7 tahun yang dilaporkan hilang selama dua hari ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban diketahui terseret arus Kali Cibenda saat bermain di dekat area tersebut. Peristiwa tragis ini sontak menimbulkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Bocah malang yang diketahui bernama Muhammad Rizky dilaporkan hilang sejak Minggu (20/4/2025) sore. Keluarga dan warga setempat telah melakukan upaya pencarian intensif selama dua hari terakhir, menyisir area Kali Cibenda dan sekitarnya. Tim SAR gabungan dari BPBD Tangsel, Damkar, PMI, dan relawan juga turut dikerahkan untuk membantu proses pencarian.
Setelah pencarian yang melelahkan, kabar pilu akhirnya datang. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar 1 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang, tepatnya di Kampung Curug, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu. Evakuasi jenazah korban segera dilakukan oleh tim SAR dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya bermain di dekat aliran air, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu atau arus sedang kuat. Orang tua diimbau untuk selalu mengawasi anak-anak mereka dan memberikan pemahaman tentang potensi risiko yang ada di lingkungan sekitar.
Pihak berwenang setempat diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi mengenai keselamatan di sekitar aliran air dan memasang rambu-rambu peringatan yang lebih jelas di sepanjang Kali Cibenda. Selain itu, pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di area berisiko perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Keluarga korban saat ini tengah menghadapi masa-masa sulit. Ucapan belasungkawa terus mengalir dari kerabat, teman, dan warga sekitar. Semoga almarhum Muhammad Rizky mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Tragedi yang menimpa Muhammad Rizky ini menambah daftar panjang anak-anak yang menjadi korban keganasan arus sungai atau kali. Kondisi Kali Cibenda yang diduga memiliki kedalaman dan arus yang berubah-ubah menjadi perhatian tersendiri bagi warga sekitar. Mereka berharap adanya tindakan nyata dari pemerintah setempat untuk meningkatkan keamanan di sekitar aliran kali, seperti pemasangan pagar pembatas atau penambahan personel pengawas.
